Assalamualaikum wr.wb
Salam sejahtera bagi para pembaca yang selalu dalam lindungan-Nya.

Postingan kali ini, admin akan memberikan informasi mengenai pendidikan, mulai dari definisinya, baik dari para ahli sampai KBBI, unsur-unsur pendidikan itu sendiri dan sasaran dari penyelenggaraan pendidikan. Admin berharap materi ini dapat membantu para pembaca sekalian untuk lebih mengenal apa sih pendidikan itu. Semoga bermanfaat.

_____________________



A. Pengertian Pendidikan
            Sebelum membahas tentang penyelenggaraan pendidikan, tingkat kualitas pendidikan Indonesia, dan cara meningkatkan kualitas pendidikan di negara kita ini, terlebih dahulu penulis akan mengenalkan pada para pembaca apa itu pendidikan dan hal yang berhubungan dengan pendidikan lainnya, pemaparan ini dilakukan agar pembahasan mengenai topik utama nantinya akan lebih mudah dilakukan dan dipahami. Terdapat banyak sekali definisi tentang pendidikan baik yang bersumber dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan dari para ahli. Berikut ini merupakan definisi pendidikan :
1. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
            Pendidikan yaitu suatu proses pembelajaran bagi setiap individu untuk mencapai pengetahuan dan pemahaman yang lebih tinggi mengenai obyek tertentu dan spesifik. Pengetahuan yang diperoleh secara formal tersebut berakibat pada setiap individu yaitu memiliki pola pikir, perilaku dan akhlak yang sesuai dengan pendidikan yang diperolehnya.
2. Prof. Dr. John Dewey
Menurut Prof. Dr. John Dewey, pendidikan merupakan suatu proses pengalaman. Karena kehidupan merupakan pertumbuhan, maka pendidikan berarti membantu pertumbuhan batin manusia tanpa dibatasi oleh usia. Proses pertumbuhan adalah proses penyesuaian pada setiap fase dan menambah kecakapan dalam perkembangan seseorang melalui pendidikan.
3. M.J. Langeveld
Pendidikan merupakan upaya dalam membimbing manusia yang belum dewasa kearah kedewasaan. Pendidikan adalah suatu usaha dalam menolong anak untuk melakukan tugas-tugas hidupnya, agar mandiri dan bertanggung jawab secara susila. Pendidikan juga diartikan sebagai usaha untuk mencapai penentuan diri dan tanggung jawab.
4. Prof. Herman H. Horn
Prof. Herman H. Horn berpendapat bahwa pendidikan adalah suatu proses dari penyesuaian lebih tinggi bagi makhluk yang telah berkembang secara fisik dan mental yang bebas dan sadar kepada Tuhan seperti termanifestasikan dalam alam sekitar, intelektual, emosional dan kemauan dari manusia.
5. Driyarkara
Pendidikan diartikan sebagai suatu upaya dalam memanusiakan manusia muda atau pengangkatan manusia muda ke taraf yang insani.
6. Prof. H. Mahmud Yunus
Menurut Prof. H. Mahmud Yunus, yang dimaksud pendidikan ialah suatu usaha yang dengan sengaja dipilih untuk mempengaruhi dan membantu anak yang bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan, jasmani dan akhlak sehingga secara perlahan bisa mengantarkan anak kepada tujuan dan cita-citanya yang paling tinggi. Agar memperoleh kehidupan yang bahagia dan apa yang dilakukanya dapat bermanfaat bagi dirinya sendiri, masyarakat, bangsa, negara dan agamanya.
7. Ki Hajar Dewantara
Menurut salah satu tokoh pendidikan Indonesia ini, pendidikan adalah suatu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak. Maksudnya ialah bahwa pendidikan menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada peserta didik agar sebagai manusia dan anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan hidup yang setinggi-tingginya.
8. Ahmad D. Marimba
Beliau menyatakan bahwa pendidikan ialah suatu proses bimbingan yang dilaksanakan secara sadar oleh pendidik terhadap suatu proses perkembangan jasmani dan rohani peserta didik, yang tujuannya agar kepribadian peserta didik terbetuk dengan sangat unggul. Kepribadian yang dimaksud ini bermakna cukup dalam yaitu pribadi yang tidak hanya pintar, pandai secara akademis saja, akan tetapi baik juga secara karakter.
9. Ensiklopedi Pendidikan Indonesia
Dalam Ensiklopedia Pendidikan Indonesa dijenjelaskan mengenai pendidikan, yaitu sebagai proses membimbing manusia atau anak didik dari kegelapan, ketidaktahuan, kebodohan, dan kecerdasan pengetahuan.
10. UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003
Pendidikan merupakan suatu usaha yang dilakukan secara sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mampu mengembangkan potensi yang ada didalam dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, kepribadian yang baik,  pengendalian diri, berakhlak mulia, kecerdasan,dan keterampilan yang diperlukan oleh dirinya dan masyarakat (Pelangi blog, 2016, Pengertian dan Definisi pendidikan menurut para ahli, diakses tanggal 01 Desember 2017).

B. Unsur-Unsur Pendidikan
Proses pendidikan melibatkan banyak hal, yaitu :
1. Subjek yang dibimbing/didik (peserta didik).
2. Orang yang membimbing (pendidik).
3. Interaksi antara peserta didik dengan pendidik (interaksi edukatif).
4. Ke arah mana bimbingan ditujukan (tujuan pendidikan).
5. Pengaruh yang diberikan dalam bimbingan (materi pendidikan).
6. Cara yang digunakan dala bimbingan (alat dan metode).
7. Tempat di mana peristiwa bimbinga berlangsung (lingkungan pendidikan).
Ketujuh unsur di atas merupakan unsur-unsur dari pendidikan (Umar Titrahardja, dan La Sulo, 2012 : 51-52).


C. Sasaran Pendidikan
            Sasaran pendidikan atau subjek yang didik adalah manusia. Pendidikan bermaksud membantu peserta didik untuk menumbuhkembangkan potensi-potensi kemanusiaannya. Potensi kemanusiaan merupakan benih kemungkinan untuk menjadi manusia. Diibaratkan biji mangga bagaimanapun wujudnya jika ditanam dengan baik, pasti akan menjadi pohon mangga dan bukannya pohon jambu. Tugas mendidik hanya mungkin dilakukan dengan benar dan tepat tujuan, jika pendidik memiliki gambaran yang jelas tentang siapa manusia itu sebenarnya. (Umar Titrahardja, dan La Sulo, 2012 :1).


Terima kasih telah membaca.
Salam Hangat penuh kasih
Ken Ayu Citra.
 *-*

Komentar

Postingan populer dari blog ini